Teka Teki kombinasi angka 7

11:51 AM

Saya pernah posting tentang seven seventeen in my life...mungkin tulisan kali ini akan menambah deretan kombinasi angka 7 di dalam hidupku.
Mungkin kalau saya tidak terlahir sebagai orang bugis dan seorang muslim saya tidak akan terlalu memperhatkan keistimewaan angka 7 ini.Rumahku di Makassar alamatnya blok i7 no 17, kilometer 17 Jalan Perintis Kemerdekaan. Selain itu tempat tinggal alternatif saya semasa kuliah dulu di studio gambar blok rumahnya juga Blok A no 7, oleh karena itu nama studio kami namakan Studio A7, kebetulan jumlah kami ber-7 di dalamnya.



Mengenai angka 7 saya pernah bercerita dengan Ma, alasannya memilih rumah no 17, menurut Ma kalau di dalam kebudayaan masyarakat Bugis, angka 7 memiliki makna yang dalam, semacam angka keramat katanya. Almarhumah nenek saya pernah berpesan kalau mau cari rumah atau membeli kendaraan usahakan cari yang ada unsur angka 7-nya. Tap kenapa musti angka 7? Kenapa? Tanya kenapa?
“Tuju=7” atau “Attuju=A7” dalam bahasa bugis artinya(kurang lebih) menuju...(ke suatu tujuan)
Sedangkan “ituju=i7” dalam bahasa bugis artinya tempat yang dituju, jadi bisa dipastikan sebagian orang-orang bugis yang mengetahui hal ini pasti mencari rumah yang bernomor 7.
Sama halnya dengan kendaraan biasa orang-orang bugis mencari plat kendaraan yang nomernya 7 atau 777, dimaksudkan agar selalu tiba ke tujuan dengan selamat. Secara tidak sengaja mobil kakak juga platnya 317 (katanya sih cara bacanya : ber-3 satu tujuan! Jadul banget ya!), kakak saya memiliki keluarga kecilnya yaitu suami dan seorang anaknya.
Sepertinya angka 7 atau kombinasinya selalu hadir di kehidupanku, sebenarnya saya tidak menjadikan angka 7 sebagai angka keramat atau angka keberuntungan atau semacamnya tetapi bernagai kejadian yang berkaitan dengan kombinasi angka-angka 7 ini cukup membuat saya penasaran.




Nah...ini dia mobil kantor yang biasa mengantar jemput kami, sebuah mobil 4 WD dobel kabin...Hampir setiap hari saya pergi dan pulang kantor naik mobil ini, pernah suatu hari saya duduk-duduk di samping mobil kemudian tak sengaja mata saya tertuj pada sederet angka di badan mobil ini, letaknya di samping dan agak kecil tulisannya, pas diatas penutup ban, sedikit tertutup lumpur, saya bersihkan sekenanya dan terlihat jelaslah deretan anggkanya, TENG TENG TENG....




Kejadian yang lain juga datang beberapa saat setelah kejadian itu, kantor kami agak kaget juga kedatangan karyawan baru, seorang bapak ahli di bidang konstruksi jembatan, dia datang ke tempatku dan memanggilku, minta tolong perbaiki printernya agak buram hasil printnya...agak kaget juga lihat stiker di permukaan printernya.




Bulan 6 lalu saya ikut kejuaraan menembak antar klub se-Indonesia Timur di Makassar, dan ini adalah nomor punggung saya *o iya...senjata yang saya pakai tipenya P70. Merk Feinwerkbaw, pinjaman dari kak Ompeng Sulawesi barat hehehe...*



Secara tak sengaja atau sengaja teman saya mengambil foto saya sedang berjalan di sebuah pertokoan di Makassar, saya juga tidak sadar kalau sedang difoto *kalau tau musti senyum lebar nih*




Semuanya tanpa saya sadari datangnya tanpa saya rencanakan
Setelah kejadian-kejadian itu saya semakin sering mendapatkan kejadian yang berhubungan dengan angka 7. Paling sering ketika melihat jam tangan, jamnya tertulis 07:07 atau 07:17, 17:17.
Ketika mengisi time schedule di kantor start 07:00 end 17:00, fiuh...
Frekwensi munculnya angka 7 dan kombinasinya semakin meningkat, 2 hari yang lalu saya sedang mengerjakan hitungan volume excavation tunnel, tiba-tiba mata tertuju pada hasil hitungan luasan sebuah area...akkkhhhhh 77.777 meter kubik...tak lama berselang saya melanjutkan dengan mengerjakan tugas yang lain kali ini membuat laporan gambar Adit tunnel pekerjaan terhenti sejenak di no gambar SD-TC-EX-007
Date 1 st blasting : 7 april 2008.
Date 2nd blasting : 7 juli 2008.
Date Survey : 7 juli 2008.
Dapat oleh-oleh dari pak Trisna waktu ke jepang, 7 dewanya orang jepang

Hmmffff...apa yang ingin disampaikanNya melalui angka-angka ini? Ini masih menjadi teka-teki hingga saat ini. Oh iya tadi pulang kantor teman saya di mobil bertanya “kak,jam berapa sekarang?” Lagi-lagi jam di lengan kiriku menunjukkan tepat 17:17, sampai di Mess saya duduk di depan televisi sambil membaca buku, Indah teman saya datang menghampiri,saya panggil dia “Indah, ayuk nonton yuk” sambil melihat ke arah televisi, chanel trans7, di layar masih nampak angka digital bekas pergantian chanel tertera angka 17, iklan layanan SMS di televisi juga ikut-ikutan muncul “ketik Primbon kirim ke delapan sembilan tujuh...tujuh...”,
Tak lama datang sms B “hahahaha...kena kau, saya terima smsmu pas 17:17”
oink!!!











You Might Also Like

2 comments

DIENG CORNER

DIENG CORNER
Owner and Instructure of DIENG CORNER

followers