Sebuah perjalanan kecil yang mengubah kehidupan

2:53 AM



Satu puncak sudah saya capai, tapi sebenarnya ada puncak utama yang saya tuju, puncak yang sebelumnya hanyalah puncak dari bukit-bukit kecil yang memberikan tekstur pada gunung utama yang sedang saya daki.
Setiap berhasil mencapai puncak pada bukit ini, rupanya ada dataran kecil untuk menhimpun tenaga kembali, mengatur napas, membuat sekedarnya makanan, menegak sedikit air minum untuk kemudian lanjut menapaki jalur pendakian yang sebenarnya.
Setiap kali kembali pada jalur pendakian, tanjakan dan turunan, inilah cara yang paling efektif bagiku untuk berpikir jernih, memperkaya hati dan pikiran, sebab perjalanan yang melelahkan ini mendorong mulutku untuk terkatup rapat, beristighfar sebanyak-banyaknya, mengatur nafas perlahan-lahan, hanya otak yang berpikir.
Sudah hampir setengah dari jalur perjalanan yang saya lewati bersama pembimbingku yang selalu setia mendorong ku dari belakang apabila terasa beban di carrierku terasa berat karena badan dan pikiran telah lelah, bersama teman jiwaku yang senantiasa di hatiku yang terkadang memberikan kekuatan yang tanpa saya sadari datangnya, bersama teman-teman seperjalanan yang senantiasa memberikan semangat tak henti dan tak kunjung padam, membukakan jalur apabila saya bertemu dangan jalan buntu, memberikan sejuknya air pemikiran dari termos pipelessnya yang siap setiap saat bila diperlukan, kadang pula menyarankan cara-cara menempuk puncak dengan cara yang menurutku sangat ekstrim karena saya tidak berani memotong jalur yang kata mereka itu disebut dengan potong kompas, kata mereka juga saya punya kemampuan untuk potong kompas. (saya tidak berani mengambil resikonya).
Sampai saat ini saya terus mengharapkan bertemu dengan rekan-rekan sesama pendaki yang lain, baik yang bersama menuju puncak maupun yang sudah turun dari puncak, saya terus mempelajari jejak-jejak keberhasilan yang ditinggalkan oleh para pendaki yang telah berhasil, menghindari jejak pendahulu yang gagal mencapai puncak. Juga akan saya tinggalkan jejak terbaik untuk para calon pendaki baru setelahku kelak. Saya berharap kalian juga akan dianugerahi team terbaik yang akan senantiasa menemani saat pergi, di puncak maupun setelah perjalanan pulang juga, jika kalian masih memerlukan keberadaan mereka setelah melakukan perjalaanan ini, aku akan dengan senang mendoakan kalian.
Semoga perjalanan ini terus direstui dan didukung oleh tim penyelamat dan sponsor resmi orang tua, saya sangat membutuhkan untaian doa restu kalian yang tulus yang bisa dengan mudah menjadi penawar lelah dan manjur. Sediakan hammock, nikmati keindahan puncaknya tanpa pernah melupakan tanah datar yang jauh di bawah sana.

You Might Also Like

1 comments

DIENG CORNER

DIENG CORNER
Owner and Instructure of DIENG CORNER

followers