090708

11:30 AM

Perjalanan Karebbe-Sorowako

Naik Angkot, sekitar 10 menit menunggu baru dapat angkot jurusan “Sorowako langsung”. Ada Bapak Supir yang lumayan masih muda sekitar 25 tahun, pak polisi yang duduk di kursi samping pak supir, seorang ibu2 berbadan besar dan seorang lagi anak laki-laki ABG pake jaket distro warna hijau stripes kuning (mirip kue sikaporo’-nya orang bugis).

Lumayan lega...saya duduk di kursi tengah, berderet dengan Ibu gendut, dan anak ABG yang kurus. Sementara bapak Polisi tak henti2nya menghembuskan asap dari rokok filternya.

Sampai di daerah wasuponda, si anak turun...perjalanan dilanjutkan lagi...sekitar 100 meter lepas daerah Wasuponda, di sebuah tanjakan tampak 3 wanita muda berdidi di seberang jalan, rupanya kenalan si bapak supir.

Meraka naik, yang pertama wanita berambut pendek mirip potongan rambut Dora The Explorer bertubuh gempal, baju ketat dan memperlihatkan pinggang berlemak yang berwarna gelap, dia naik di kursi paling belakang disusul temannya yang berambut panjang terurai, kemudian wanita ketiga paling terakhir naik ke mobil, dia mengambil posisi di depan sejajaran pak supir dan pak polisi, saya berpikir pasti pak polisi ini teman mereka, jadi duduksebangku berduapun tak masalah (sedangkan bangku tengah dan belakang mobil masih kosong). Ternyata dugaanku salah, mereka baru saja akan berkenalan. Wanita yang duduk di depan dan kemudian aku tahu bernama Eva kemudian mengambil Hape dan mulai menghubungi temannya, dia mengadu bahwa majikan tempat mereka kerja sangat kasar, mereka dilempari piring sant bekerja mencuci piring, kedua teman merekapun mendapatkan perlakuan yang kasar dari majikannya. Mereka bertiga bekerja sebagai pelayan di sebuah kafe yang letaknya di puncak jalan menuju Sorowako. Masing-masing mereka menghubungi orang tua mereka di kampung, mereka mengadu tidak tahan lagi bekerja, si Eva bahkan menghubungi teman-temannya lagi untuk mengucapkan selamat tinggal dan menyuruh temannya itu agar bersabar dan baik-baik selama bekerja...hmffff

Ketiga wanita tadi mau ke Hoya-hoya menghilangkan stres, bapak polisi tadi yang sedari tadi ditelepon entah istrinya atau pacarnya akhirnya mematikan hapenya dan memulai percakapan dengan si Eva, saya turun paling pertama, sampai di rumah sudah magrib, Ma menggoreng ikan menunggu Pa pulang dari masjid, Pa kemudian datang dan makan, saya yang juga sedari tadi kelaparan ikut bergabung bersama Pa, Ma juga akhirnya gabung, menu ikan goreng asam, sayur kacang panjang dan iisan talas kotak dipadu sambal terasi, Terimakasih Ya...Allah...atas niknat dan rejeki serta kedua orangtua yang masih sehat ini

(terimakasih ya Allah kau masih menyayangi umatmu...juga nikmat rejeki yang kau limpahkan kepada kami, juga bukakan pintu-pintu taubat kepada kami, Amin ya Robbal Alaminnn)

You Might Also Like

0 comments

DIENG CORNER

DIENG CORNER
Owner and Instructure of DIENG CORNER

followers